Showing posts with label Me. Show all posts
Showing posts with label Me. Show all posts

Wednesday, December 8, 2010

Everything Happen for a Reason

"Duh.. kenapa aku harus mengalami hal ini"
"kenapa aku harus berada di posisi ga enak seperti ini sih"
"kalau tau begini, aku ngga mau deh"



Berbagai pernyataan seperti di atas sering kali kita dengar dalam kehidupan kita. Banyak dari kita yang menyesali kondisi yang dihadapi atau pilihan yang sudah kita ambil. Hal ini terjadi karena kita tidak tau apa yang akan kita hadapi di masa yang akan datang. Akan tetapi, kita sebagai anak Tuhan, kita harus selalu percaya bahwa segala sesuatu yang kita alami terjadi bukan tanpa alasan. Tuhan mengijinkan kita mengalami hal tersebut dengan suatu maksud dan tujuan yang mungkin tidak dapat kita mengerti. Tapi percayalah, rencana Nya adalah rencana yang indah, rencana yang terbaik buat hidup kita.

Aku ingin men-sharing kan sedikit pengalaman yang kualami beberapa waktu yang lalu sehubungan dengan hal ini.
Kamis, tanggal 2 Desember kemarin, seperti biasa aku ikut persekutuan doa di KMK Santo Petrus. Sepulang dari KMK, seperti biasa pula kami makan malam bersama. Jam 9 malam kami makan di suatu depot. Saat kami makan, hujan mulai turun. Selesai makan, hujan belum reda, dan jalanan di depan warung tersebut banjir. Beberapa teman yang membawa mobil, memutuskan untuk pulang terlebih dahulu karena waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Akhirnya, tersisalah 3 orang dari kami yang naik sepeda motor, yaitu aku dan 2 orang teman yang belum lama ini berpacaran, sebut saja si F dan C.

Sebenarnya aku berniat menerobos banjir tersebut. Akan tetapi teman ku mengajak menunggu hujan reda. Akhirnya aku putuskan untuk menunggu. Ternyata hujan semakin deras turun, ditambah dengan angin dan petir yang menyambar-nyambar. Alhasil, semakin lama lagi aku harus menjadi "obat nyamuk" bagi kedua temanku itu. :p

Karena hujan yang deras tersebut, warung menjadi bocor. Kami harus pindah tempat beberapa kali untuk menghindari bocor tersebut. untuk menghindari rasa bosan, aku ambil HP dan mulai SMS an dengan teman-temanku. Tapi itu tidak berlangsung lama karena ternyata pulsa ku habis (kok ya pas.... T.T). Kondisi tersebut semakin diperparah dengan terputusnya listrik dari PLN (mati lampu). lengkap sudah 'penderitaan' ku malam itu. terjebak banjir, jadi obat nyamuk, kebocoran, pulsa abis, dan mati lampu. yeaaahh.... aku harus apa coba???

Akhirnya, sekitar jam setengah 1 pagi (menunggu dari jam 10 malam >.<), hujan mulai reda, dan banjir sudah mulai surut. Kami putuskan untuk memanaskan motor kami dahulu sebelum menerobos banjir. Ternyata, motor teman ku ini mogok. aku berkata dalam hati, "kenapa sih malam ini masalah datang bertubi2?? andai aku tadi langsung pulang aku pasti tidak mengalami semua ini". Motor tetap tidak mau nyala meskipun kita sudah berusaha semampunya. Mau ga mau akhirnya kita putuskan untuk mendorong motor tersebut. Sambil mengendarai motor ku, aku mendorong motor teman ku itu melewati banjir sampai ke rumahnya, setelah itu baru aku pulang ke kost ku. Aku sampai di kost sekitar pukul setengah 2 pagi. Fiuh.. pengalaman yang 'menyenangkan' bukan?

EVERYTHING HAPPEN FOR A REASON

Ya.. Tuhan mengingatkan aku kembali mengenai hal tersebut, bahwa segala sesuatu terjadi pasti ada alasannya. Seperti juga kejadian yang aku alami. Tuhan juga memiliki alasan kenapa membiarkan aku mengalami kejadian yang tidak mengenakkan tersebut. Yang pasti, Tuhan mau melatih kesabaranku dalam menghadapi hal-hal yang tidak mengenakkan seperti itu. Selain itu, Tuhan menempatkan aku di kondisi tersebut untuk membantu teman ku mendorong motornya yang mogok tersebut menggunakan motorku. Bayangkan jika aku langsung pulang pada waktu itu. Mungkin teman ku akan mendorong motornya sambil berjalan kaki menerobos banjir di tengah hujan yang tengah mengguyur. Kasihan sekali bukan?



Oleh karena itu, apapun kondisi kita, enak ataupun tidak, jalanilah dengan baik, dengan penuh syukur dan jangan menggerutu (seperti aku). Percayalah bahwa rencana Tuhan adalah rencana yang indah dan pada akhirnya Dia sudah menyediakan berkat yang melimpah, baik untuk kita sendiri maupun untuk sesama kita.

amin.
Tuhan memberkati



-nyo-

Friday, September 17, 2010

Mudik

Sebelumnya, saya ingin mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri bagi yang merayakannya.(lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali ^^)

Mudik merupakan sebuah tradisi di Indonesia yang terjadi setiap tahunnya menjelang hari raya Idul Fitri. Para perantauan di kota-kota memanfaatkan momen Idul Fitri ini untuk mudik ke kampung halamannya, bersilaturahmi dengan orang tua dan sanak keluarga.
Umat beragama lain pun ikut menikmati momen mudik ini karena adanya hari libur yang cukup panjang yang ditetapkan pemerintah.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, saya pun mudik ke kampung halaman, menikmati saat-saat liburan bersama dengan keluarga tercinta.

Satu hal yang saya amati pada mudik tahun ini adalah semakin banyak nya pemudik yang menggunakan sarana sepeda motor untuk mudik. Tidak sedikit dari masyarakat yang memaksakan motornya untuk membawa barang dan orang yang melebihi daya angkut dari motor tersebut.


Dari gambar di atas dapat kita lihat sebuah motor dipaksakan untuk mengangkut empat orang ditambah dengan barang bawaan yang tidak sedikit jumlahnya. Dengan banyaknya pelanggaran yang terjadi, ditambah dengan kondisi capeknya si pengemudi motor (motor tidak dianjurkan sebagai sarana transportasi jarak jauh) dan semakin padatnya arus lalu lintas saat mudik lebaran, tidak mengherankan bahwa tingkat kecelakaan lalu lintas khususnya para pengguna motor meningkat.

Bagi para pengguna motor (saya juga pengguna motor sih ^^), marilah kita taati peraturan yang ada dengan baik. Karena peraturan itu dibuat untuk keselamatan kita juga, supaya kita bisa mudik dengan artian yang sebenarnya yaitu MUlih ndek uDIK (pulang ke desa) dan bukannya mudik dengan artian yang lain yaitu MUlih nDek Sang KhalIK (pulang ke Sang Kuasa/pulang ke rumah Tuhan) alias meninggal dunia karena kecelakaan.



salam mudik,



-nyo-

Tuesday, August 24, 2010

Donor Darah Perdana


tanggal 20 Agustus 2010 kemarin, untuk pertama kalinya dalam sejarah hidupku aku melakukan aksi sosial yang namanya donor darah. Sebenarnya sudah dari dulu aku ingin mendonorkan darahku tetapi tidak pernah aku lakukan karena ketakutan-ketakutan pribadi. Dulu waktu kelas 4 SD, aku pernah terkena penyakit hepatitis A. Saat baru sembuh, oleh dokter aku tidak boleh terlalu capek karena ditakutkan penyakit tersebut kambuh lagi. Nah, inilah ketakutan ku untuk melakukan donor darah. Aku pikir, seumur hidup penyakit tersebut ada dalam darahku, jadinya kalau aku mendonorkan darahku, aku takut orang yang menerima darahku nantinya juga akan menerima penyakit hepatitis tersebut. Ternyata, setelah bertanya-tanya ke dokter, setelah sembuh lebih dari 5 tahun, aku sudah bisa mendonorkan darahku.

Pada tanggal 20 Agustus tersebut, bersama dengan beberapa rekan dari kantorku pergi ke tempat donor darah. Dari 7 orang yang berangkat, ternyata yang pernah melakukan donor darah cuma 2 orang. 5 orang sisanya newbie, atau baru pertama kali ini melakukan donor darah. Sempat deg-degan juga karena temanku ada yang bilang ada kemungkinan pusing setelah donor darah. Yang aku takutkan, dengan badan sekecil ini (baca : JUMBO) siapa yang bisa menahan aku kalau aku jatuh karena pusing. Ternyata setelah melakukannya, kita semua baik-baik saja.

Ada dua pengalaman berharga yang aku dapatkan dari donor darah ini. Yang pertama tentunya pengalaman donor darah itu sendiri. Bagaimana tangan kita dimasukin jarum suntik, kemudian darah kita diambil sebanyak 350cc, dan apa yang dirasakan setelah donor darah. Ternyata donor darah tidak menakutkan seperti yang dibayangkan oleh orang-orang. Sakit saat disuntik pun tidak semengerikan yang dibayangkan orang. Menurutku hanya terasa seperti digigit semut. hehehehe

Pengalaman kedua yang aku rasakan adalah pengalaman berbagi darah atau bisa dibilang berbagi hidup dengan sesama. Mungkin kita sudah biasa memberikan uang pada pengemis. Mungkin kita juga sudah biasa membagikan makanan ataupun pakaian kita untuk saudara kita yang membutuhkan. Tetapi untuk hal berbagi darah, tidak semua dari kita pernah mengalaminya bukan? Mungkin ada yang tidak mau karena takut, atau ada yang malah tidak boleh mendonorkan darahnya karena keadaan fisik yang tidak menunjang, seperti berat badan dibawah 45 kg, sedang (maaf) menstruasi, tekanan darah rendah, sakit, dll. Oleh karena itu aku sangat bersyukur masih diberi badan sehat untuk bisa mendonorkan darahku untuk saudara-saudara yang membutuhkan.

Selain untuk membantu saudara kita yang membutuhkan, donor darah juga menyehatkan kita lho. Karena dengan didonorkannya darah kita, tubuh kita pastinya akan melakukan proses regenerasi untuk mengganti darah yang hilang tersebut. Jadi bisa dibilang darah kita diperbaharui setelah kita melakukan donor darah. So... ga ada ruginya kan kita melakukan donor darah??

Soo... Buat teman-teman yang belum pernah melakukan donor darah karena malas ataupun takut, tunggu apa lagi.... Ayo kita donorkan darah kita. Sudah berbuat baik , badan sehat pula. Dan... ngga semenakutkan yang teman-teman bayangkan kok. Sudah saya buktikan sendiri. Trust me!!! ^^v
Sebagai penutup, semoga kutipan dibawah ini bisa semakin memberikan semangat bagi kita untuk mendonorkan darah kita untuk sesama kita yang membutuhkan.

If you donate GOLD, you give FOOD
But if you donate BLOOD, you give LIFE


Ayo donor darah....


-nyo-

Friday, July 16, 2010

Keculek Tart

Tanggal 16 Juli 2010, tanggal yang tidak akan terlupakan dalam sejarah. Kenapa? karena mata ku hari ini bisa dibilang mengalami "gangguan" dua-duanya. Mata kiri dari pagi kedutan ngga berhenti, mata kanan keculek (ada yang tau bahasa Indo dari kata ini??) tart waktu makan siang. Kok bisa keculek? Begini kisahnya..
Hari ini, tanggal 16 Juli 2010 salah seorang teman dari ganx makanku di kantor dengan initial M.C. berulang tahun. Dari pagi hari sampai waktu makan siang (jam 12) kita sengaja tidak memberikan selamat terlebih dahulu karena ingin memberikan surprise pada dia waktu makan siang. Pada saat makan siang, awalnya kita cuek saja seolah-olah tidak tahu apa-apa. Setelah semua selesai makan, baru kita kasih selamat ke MC. Kita urunan beli kue tart untuk merayakan ulang tahunnya.

Setelah tiup lilin, make a wish, nyanyi2, kue dipotong lalu dibagikan. Nah... dari sinilah tragedi itu dimulai. Karena semua anggota ganx makanku ini orang iseng, mulailah kita corat-coret wajah MC dengan krim dari kue itu. Selain itu para orang usil (termasuk aku ^^) mulai saling coret menggunakan krim.
Saat aku mau mengisengi salah seorang temanku, korban coretan ku (SM) melakukan balas dendam. Mau berusaha menghindar, tidak tau bagaimana caranya, tart yang awalnya mau dioles di pipi ku malah mendarat di mataku. Kacamata yang aku kenakan hampir terlepas juga.
Awalnya ku kira mataku tidak apa-apa. Pedih memang. tapi kupikir setelah di lap tissue dan dicuci dengan air bakalan sembuh. ternyata, kalau mataku berkedip, mata kanan ku langsung berkabut. kucek2 mata, bersih lagi, kedip lagi berkabut lagi. Dari yang semula tenang, perlahan-lahan aku mulai takut. Masa mataku buta gara2 kue tart??

Dengan gaya sok cool padahal tegang, sok tenang padahal ndredeg setengah mati, aku minta salah seorang temanku untuk meneteskan obat tetes mata yang dibawa oleh AC. Thanks buat obat nya. Setelah ditetesi, aku kedip-kedip, sudah tidak berkabut.. horeee.. mata ku sudah sembuh pikirku...

setelah itu, kita kembali ke kantor kita masing-masing untuk kembali bekerja. Ternyata tidak lama setelah aku mulai bekerja lagi, mataku berkabut lagi. Aduuuhhh.. Kanapa lagi mata ini. Segera aku datangi kantor AC untuk minta obat tetes mata lagi. Puji Tuhan setelah ditetesi untuk kedua kalinya ini mata ku benar-benar "sembuh". Mungkin sisa cream yang menempel di mata ku larut bersama cairan tetes mata karena saat aku lap cairan tersebut dengan tissue, tissue nya berwarna kuning. (eaaaaa.. mata ku ternyata makan cream rasa lemon saudara-saudara....)

Sampai tulisan ini diketik, dikarang, sedikit dibesar-besarkan dan dipublish, puji Tuhan mata kanan ku benar-benar sudah sembuh total. Terima kasih buat semua pihak yang telah membantu baik doa, material, maupun tenaga dalam membantu proses penyembuhan mata ku ini (haissss.. lebaaaiiii ^^). Buat sang pelaku, terimakasih karena sudah memberikan ku pengalaman yang sangat menegangkan. Mata ku sudah sembuh kok, jadi jangan khawatir ataupun merasa bersalah lagi ya. Kalau memang masih merasa bersalah, aku ngga keberatan ditraktir untuk menebusnya kok.(ngareeeeppp ^^v). Dan buat para pembaca, pesan ku cuma satu. Don't try this at home, office, or anywhere. Sueeerr.. Bener-bener ngga enak makan pake mata. Sueeerr.... Mending pake mulut aja deh kalau mau makan. Lebih nikmat. DIJAMIN. ^^

Monday, June 7, 2010

Agar-agar


Mungkin kita semua tau apa itu agar-agar. Makanan yang dibuat dari rumput laut ini memang dapat kita peroleh dengan mudah. Aku sendiri menyukai agar-agar ini. Selain rasanya yang lezat, makanan ini penuh serat yang baik untuk tubuh. Meskipun sejak kecil aku sering makan agar-agar, tetapi untuk membuatnya, aku tidak pernah sama sekali. Bahkan bahan pembuat nya saja aku tidak pernah tau (mungkin dulu pernah liat tapi lupa). Cuma bungkusnya saja yang aku masih ingat. Warnanya kuning, dengan tulisan SW*LL*W GL*B*di atasnya.

Sabtu kemarin, aku mencoba untuk membuat agar-agar ini. Setelah membeli bahannya, aku langsung mencoba membuat nya. Aku baca cara membuatnya. Aku siapkan air dengan takaran seperti yang tertulis di petunjuknya, kemudian aku tuang agar-agar tersebut ke dalam air. Nah waktu menuang ini aku sangat terkejut. Karena bubuk agar-agar yang berwarna putih itu berubah menjadi warna hijau setelah terkena air. Sepengetahuanku agar-agar itu selalu tidak berwarna alias bening. Kalau mau memberi warna, kita tinggal mencampurkan zat pewarna yang kita inginkan. Dengan penuh kebingungan aku baca keterangan yang ada di bungkusnya satu persatu. Aku baca ulang tanggal kadaluarsanya, siapa tau waktu beli salah liat tanggal kadaluarsanya. Ternyata agar-agar tersebut tidak kadaluarsa.

Setelah aku baca satu persatu, aku melihat ada tulisan yang terpotong pada bagian pojok kiri atas saat aku membuka bungkusnya. Aku ambil potongan tersebut, aku coba satukan lagi dan akhirnya aku mendapatkan informasi yang aku perlukan. Di sana tertulis kata HIJAU. Jedoeeeennggg.... Saat itu berpikir apa memang ada agar-agar yang berwarna hijau. Dengan penuh penasaran, aku kembali lagi ke minimart tempat aku beli agar-agar tersebut untuk memastikan. Aku datangi rak tempat men-display produk agar-agar tersebut. Ternyata benar. Memang ada agar-agar yang berwarna hijau, bahkan ada yang berwarna merah. Aku langsung senyum-senyum sendiri mengingat reaksi ku saat aku kebingungan tadi. Untung saja aku tidak dianggap orang gila karena senyum-senyum sendiri di depan produk agar-agar. hehehehe. Setelah kebingungan ku terjawab, aku pulang untuk menyelesaikan agar-agar tersebut.

Yah itulah pengalaman pertama ku membuat agar-agar. Meskipun lumayan katrok dan ngisin-ngisini, yang penting sekarang aku sudah tau bagaimana cara membuat agar-agar. :D



-nyo-

Tuesday, May 25, 2010

Saknoe Kowe Le, Le...


Beberapa waktu yang lalu, aku pergi ke bank xxx untuk mengeprint buku tabungan. Ternyata antriannya panjang. Sudah terlanjur sampai di sana, kuputuskan untuk mengantri. Aku duduk di kursi antrian di dekat pintu masuk. Untuk mengusir bosan, aku menunggu sambil mendengarkan Mp3 dari HP ku.

Saat asik mendengarkan musik, sepintas aku melihat ada suatu bayangan di balik pintu kaca bank tersebut. Ternyata ada seorang anak kecil yang mau masuk ke dalam bank tersebut. Mungkin umurnya sekitar 6-7 tahun. Dengan sekuat tenaga, dia berusaha mendorong pintu kaca yang menurutku berat untuk ukuran anak-anak. Benar saja, anak tersebut tidak kuat membuka pintu tersebut. Karena kasihan, aku bantu anak tersebut membuka pintu.
Saat anak itu masuk, dari belakangku aku mendengar ada suara ibu-ibu dengan nada marah. "Kok keluyuran ae seh...". Ternyata ibu-ibu itu adalah ibu dari anak yang aku tolong tersebut. Dengan marah dia tarik anaknya ke tempat duduk.


Sekitar 5 menit kemudian, terdengar suara ibu itu lagi bercakap-cakap dengan keras sampai menembus earphone ku. Ternyata ada yg menelponnya. Dari pembicaraan yang berhasil aku tangkap, ternyata si penelepon ini mencari suami dari ibu tersebut. Dia bingung karena suaminya ada di parkiran, sedangkan dirinya sedang mengantri. Akhirnya dia menyuruh anaknya itu untuk memanggil ayahnya. Dibukakannya pintu bank, kemudian sang anak keluar mencari ayahnya. Tidak lama kemudian, ibu itu memberi no HP suaminya kepada si penelepon. Pikirku, " kok ya ngga tadi2 toh bu, bu. Buat apa anak mu sampai panas-panas ke parkiran." Setelah memberi no HP tersebut, pembicaraan berakhir.

Tidak lama kemudian, sang anak kembali lagi ke bank. Aku benar-benar seperti mengalami deja vu. Karena apa? kembali sang anak dengan usaha maksimal membuka pintu tapi gagal, aku kembali membantu membukakan nya, dan..... kembali aku mendengar suara ibu-ibu dengan nada marah "Kok keluyuran ae seh..."

*Sfx:Jedoeeeengggg*

Aku bicara dalam hati "Ya ampun buk... buk... Lha ibuk e seng nyuruh kok malah diamuki... Piye toh...." (Ya ampun bu... Ibu yang nyuruh kok malah dimarahi. Bagaimana sih?). "Saknoe kowe le, le..." (kasihan sekali kamu nak, nak).

Yah itu salah satu pengalaman yang aku alami beberapa waktu yang lalu. Dari sini aku belajar, bahwa seringkali orang tua atau orang yang lebih dewasa bersikap semena-mena kepada orang yang lebih muda atau lebih kecil. Tidak jarang anak kecil menjadi pihak yang bersalah dalam suatu kejadian, padahal belum tentu anak itu yang bersalah. Bagaimana anak tersebut bisa berkembang kalau dalam perjalanan hidupnya dia selalu menjadi pihak yang bersalah, dimarah-marahi tanpa boleh membantah. Coba kalau anak itu membantah, mungkin dia akan semakin dimarahi atau malah dipukul oleh ibunya. Iya kan? Lama kelamaan, anak akan menjadi takut untuk mengembangkan kreativitas nya karena mereka takut kalau-kalau apa yang mereka lakukan adalah salah dan ujung-ujungnya, mereka akan dimarahi bahkan dipukul oleh orang tua mereka.

Marilah kita menghargai apa yang dilakukan oleh anak kecil, kita bimbing mereka dengan cara yang benar, tidak hanya dengan marah-marah saja. Kita dengarkan mereka, kenapa mereka berbuat demikian karena semua orang bisa berbuat salah baik itu anak-anak maupun orang yang sudah dewasa seperti kita.



-nyo-

Friday, April 2, 2010

Komedi Jumat Agung

Jumat Agung kok dibilang komedi? Yah... harus nya memang ngga bole si. Tapi gimana lagi, aku melihat sebuah kejadian yang membuat aku sakit perut menahan tawa. Begini kejadiannya.

Seperti biasa pada hari Jumat Agung, aku pergi ke gereja untuk mengikuti ibadat Jumat Agung. Tahun ini aku mengikuti ibadat di kota kelahiran ku yaitu Jember. Karena Gereja Katolik di sana tidak terlalu besar, tidak semua umat dapat mengikuti ibadat di dalam gereja. Dalam artian mengikuti ibadat di halaman gereja yang sudah ditutup dengan terop, dan aku salah satu orang yang duduk di luar karena datang kalah cepat dari yang lain. hehehehehe

Di ibadat jumat agung ini, ada prosesi pemberkatan salib. Jadi umat dihimbau untuk membawa salib-salib yang ada di rumah masing-masing pada ibadat ini untuk diberkati. Cara memberkatinya adalah dengan diperciki air suci oleh romo menggunakan alat yang namanya hisop (thx buat mbak Eva buat bocoran nama alat ini ^^)

Nah... saat prosesi ini, semua umat diminta berdiri, mengangkat tinggi salibnya untuk diberkati. Di depan ku ada om2 yang datang bersama dengan keluarganya. Saat pemberkatan salib ini dia berdiri tetapi tidak membawa salib. Aku lihat anak istrinya sudah membawa. Mungkin nebeng anak istrinya. Karena umat nya banyak dan romo yang keliling cuma dua, umat yang berada di luar harus bersabar menunggu.

Mungkin karena kelamaan menunggu (aslinya ga lama juga si), atau juga karena mengantuk, atau sedang melamun, om-om ini berdiri sambil bengong. Dugaan ku sih, dia sedang melamun, sampai-sampai dia tidak sadar bahwa romo sudah datang sambil memerciki air suci tersebut. Kebetulan juga, sang romo sangat "royal" dalam membagikan air suci ini... Kalau biasanya setelah dicelupkan, hisop ini di keringkan sedikit baru di percikkan (supaya tidak terlalu basah), kali ini sang romo dengan semangat langsung mencelupkan dan memercikkan nya tanpa ditiriskan (ga dapet istilah yg cocok ^^) terlebih dahulu.

Saat di percikkan ke arah tempat aku duduk, aku melihat gumpalan air melayang ke arah ku (mungkin gara2 hisop ngga di tiriskan dulu ya...), dan byur... air tersebut mendarat dengan sukses di wajah om2 yang bengong itu. Terkena "hujan lokal (baca : berkat) seperti itu, dia sangat terkejut dan langsung tersadar. Orang-orang tertawa melihatnnya. Sebenarnya aku pun mau ikutan tertawa, tapi sungkan sama om2 itu. Lagipula dia berjasa menjadi temeng ku. Kalau ngga ada dia, mungkin aku yang basah kuyub kena siram. hehehehehe.., Jadinya aku sebisa mungkin menahan tawa ku. Dengan malu-malu om2 itu mengambil saputangan nya, dan mulai mengeringkan wajahnya...

Pelajaran yang dapat dipetik dari kejadian ini adalah JANGAN MELAMUN DI GEREJA. Fokus pada Tuhan donk... masa ngelamun... hehehehehehhee....

Ya itu lah pengalaman lucu yang aku alami di gereja saat ibadat Jumat Agung. Ya cuma sedikit intermeso di tengah kekhusyukan peringatan wafatnya Sang Juru Selamat kita Yesus Kristus.
Selamat Paskah bagi semua umat kristiani, semoga berkat penebusan ini selalu memberkati hidup kita. Amin.



-nyo-

Sunday, March 21, 2010

Jepret-jepret Fotografi

Kamera.... Sepertinya barang ini sekarang menjadi salah satu barang yang banyak digemari, khususnya di kalangan anak muda. Hampir semua orang memiliki kamera digital saat ini, baik itu DSLR, kamera poket, atau bahkan kamera handphone. Apalagi di era narsisme seperti sekarang ini, kamera menjadi sebuah kebutuhan. Ngga lengkap kalau bepergian tanpa kamera. Ngga eksis - kata anak muda jaman sekarang, termasuk aku. :D

Selain menikmati di foto dengan berbagai gaya (baca : narsis), 1 tahun belakangan ini aku juga tertarik untuk belajar memfoto. Oleh karena itu, aku membeli sebuah kamera. Tipenya canon SX 100 is. Aku memilih kamera ini karena kamera ini memiliki mode manual (dapat diatur sendiri diafragma, speed, dll) meskipun tidak secanggih DSLR, harganya tidak semahal kamera DSLR (poin terpenting!! :D) dan juga zoom nya sampai 10x. Bisa buat foto candid... :D

Ya sampai saat ini aku belajar secara otodidak, dari baca2 di internet sampai tanya-tanya kepada teman-teman yang sudah jago dalam hal fotografi (les gratis ^.^v). Terimakasih pada teman2 seperti jie, andre jr, rikky, evelyne, agogo, dan teman2 lain yang sudah dengan sabar mengajari aku yang cupu ini.

Selain belajar foto, aku juga baru belajar mengenai foto editing. Sementara ini masih menggunakan adobe lightroom karena mudah untuk digunakan. hehehehe... Dibawah ini adalah beberapa foto hasil jepretanku...

Foto Candid


Foto Iseng

Foto Pemandangan

Ya... itulah sepintas mengenai hobi terbaru ku, yaitu fotografi. Yang pasti masih banyak yang harus dipelajari dan dikembangkan lagi.
SEMANGAT!!!!!! :D



-nyo-

Monday, January 11, 2010

Pembunuhan Tengah Malam

12 Januari 2010, Jam setengah 11 malam.

Kebetulan aku keluar di depan kost saat temen ku (si A) lewat di depan kost ku. Dengan tampang sedih, dia bilang "bener toh ketabrak". Aku tanya, "apanya?" Dia bilang "itu..." sambil menunjuk ke suatu arah. Saat aku liat ke arah yang dia tunjuk, aku kaget setengah mati. Karena yang aku liat adalah sesosok mayat bersimbah darah yang tergeletak di dekat mobil teman kost ku (si B). Ternyata ayah si A yang menabrak. Awalnya kita bingung harus berbuat apa. Akhirnya setelah berdiskusi yang paaannnnjaaaannng... dan laaaammmmaaa.... kita putuskan untuk menghilangkan jejak dengan mengubur mayat itu diam-diam. Si A kembali ke kost nya untuk mengambil perlengkapan yang bisa digunakan untuk menggali lubang, sedangkan aku dan teman kost ku itu mencari cara untuk mengangkat mayat tersebut. Dengan bantuan teman kost ku satu lagi, sebut saja si C, kita mengangkat mayat itu ke tanah kosong, kemudian sambil menunggu si A datang, kita membersihkan TKP yang penuh darah itu dengan air.

Setelah si A datang, kita ber 4 mulai menggali lubang. Saat kami menggali, datang seorang satpam.. waduh ketahuan. Dengan cepat teman ku melobby satpam itu, dan akhirnya berhasil. Beliau membantu kami menggali lubang untuk menguburkan mayat tersebut. Setelah lubang cukup besar, kita masukkan mayat tersebut dan kita kubur. Selesai... Bukti-bukti sudah habis....

Sebelum meninggalkan TKP, si A sempat mengucapkan kata-kata terakhirnya, "Kucing, maaf ya... papaku ngga sengaja nabrak kamu". Yah... itulah pengalamanku mengubur kucing di tengah malam gara2 ayah teman ku secara tidak sengaja menabrak kucing sampai mati tepat di depan kost ku. Yang jadi pertanyaan ku, kenapa kalau mengubur kucing yang mati, dibungkus dengan baju terlebih dahulu? Aku bertanya pada temanku, dia juga ngga tau. Dia cuma mengikuti kata orang. Apa ada mitos dibalik hal itu? apa supaya sang kucing tidak kedinginan? Ada yang tau???


Farewell, cat...


-nyo-

Saturday, January 9, 2010

Malam yang aneh

Kamis, 7 Januari 2009.

Badanku capek sekali setelah seharian kerja. Ditambah lagi sehari sebelumnya, dari jam setengah delapan sampai jam setengah sebelas malam aku badminton dengan teman-teman kost ku. Ditambah lagi setelah itu aku ngga langsung tidur. Masih ngobrol dengan teman kost ku dan baca buku sebelum tidur. Hasilnya... hari kamis itu badanku terasa sangat capek.

Sekitar jam 8 malam, aku tiduran di tempat tidur (ya iya lah... masa tiduran di toilet) sambil baca buku. Karena kecapekan, terkadang aku tertidur sebentar, bangun lagi, baca lagi, tidur lagi. Kyk lagu alm mbah Surip... bangun tidur.. tidur lagi.. bangun tidur tidur lagi.. bangun... tidur lagi.... hehehehe..

Sekitar jam 12, aku benar-benar tidur. Dengan harapan besok paginya ngga ngantuk. Dengan cepat aku tertidur karena aku sudah merasa capek sekali. Entah aku mimpi apa, tiba-tiba aku kaget dan terbangun dari tidur. Dan yang ada di pikiran ku saat itu cuma satu. TERLAMBAT NGANTOR.......

Dengan cepat aku mengecek HP ku dengan pikiran, alarm ku kok ngga bunyi... Setelah memastikan alarm ku ngga bunyi, aku segera turun dari tempat tidur, mengambil pakaian dan peralatan mandi dan keluar menuju kamar mandi.
Aku kaget saat keluar kamar. Aku melihat ruang tamu yang gelap gulita. Dengan penuh tanda tanya, aku masuk kembali ke kamar, mengambil kacamataku, dan melihat jam dinding dengan seksama. Jam menunjukkan PUKUL SATU MALAM. jedoenggggggggg..... Aku kaget melihat jam masi menunjukkan pukul satu malam. Untuk meyakinkan aku melihat jam tangan yang tergeletak di meja, dengan pikiran, siapa tahu jam dinding ku ngadat. Ternyata benar. Saat itu jam satu malam.

Dengan penuh kebingungan, aku mengembalikan peralatan mandi dan pakaian kerja ku, kemudian kembali ke tempat tidur. Di tempat tidur aku sempat berdiam beberapa lama memikirkan kejadian aneh tapi lucu yang aku alami. Aku bingung kenapa bisa terjadi seperti itu. Tapi aku juga lega, ternyata aku ngga terlambat berangkat ke kantor. hehehehhe Akhirnya aku kembali tidur dan paginya, aku bangun tepat waktu dan ngga terlambat berangkat ke kantor. ^^


Fiuh... Benar2 malam yang aneh... atau... aku yang aneh ya??? Hahahahahaha...



-nyo-

Monday, January 4, 2010

Pelajaran natal 2009 : Berserah

25 Desember 2009. yaaaa... satu lagi uplot yang terlambat... semoga masih tetap bisa membawa berkat bagi kita semua.. amin????

Begini ceritanya....
Jam 10.30 aku mengikuti misa natal muda mudi di gereja Santo Yusuf jember. Setelah misa, mudika paroki ini mengadakan acara keakraban di aula SDK maria Fatima yang tempatnya tepat di sebelah gereja. Aku ikut acara itu karena kakak ku juga bertugas dalam acara itu. Acara nya lumayan asik. Ada game yang dibawakan oleh adik-adik mudika, ada pujian yang dibawakan oleh teman-teman dari Persekutuan Doa Muda Mudi, dan juga ada sajian paduan suara. Saat aku mau pulang, ternyata sandal ku hilang. O iya, di aula, semua diharuskan melepas alas kakinya di luar aula. Aku cari berkeliling di sekitar aula, tetapi tidak ketemu. Rasa jengkel sekali mengetahui sandal ku hilang, apalagi melihat bahwa sandal itu baru aku beli 3 bulan yang lalu.

Saat aku berputar-putar mencari sandal yang hilang itu, hujan turun dengan deras. Mau ngga mau aku harus menunggu hujan berhenti sebelum aku pulang karena aku dan kakak ku naik sepeda motor. Untuk mengisi waktu yang kosong selama kita semua menunggu hujan, teman-teman dari PD muda mudi memutuskan untuk mengajak teman-teman yang lain untuk menaikkan lagu-lagu pujian. Aku diminta untuk mendokumentasikan acara dadakan itu karena kebetulan aku membawa kamera. Dengan perasaan masih bersungut-sungut aku memfoto teman-teman yang dengan riangnya membawakan pujian bagi Tuhan sambil bergerak, sambil sesekali aku melihat ke tempat aku melepas sandal ku dengan harapan siapa tahu sandalku sudah kembali.

Lama-lama aku mulai terbawa suasana dan dengan enjoy aku mendokumentasikan acara itu. Aku mulai merelakan sandalku yang hilang itu. Di sela-sela kegiatan ku mendokumentasikan, aku berdoa singkat, “Tuhan, aku berserah padaMu apapun yang terjadi pada sandalku. Aku tau Engkau pasti memberikan yang terbaik untuk ku.” Aku berusaha melupakan sandalku itu dan mengikuti acara sampai hujan reda.

Setelah hujan reda, aku dan kakak ku memutuskan untuk pulang. Saat berada di luar aula, aku sangat terkejut melihat sandalku “kembali” ke tempat semula dalam keadaan kering. Padahal sandal-sandal yang lain basah kuyub karena kehujanan. Thanks GOD….. Akhirnya aku tidak pulang “nyeker”(tanpa alas kaki) seperti yang aku pikirkan sebelumnya.

Ya… dari kejadian ini aku mendapat sebuah pelajaran berharga di hari natal, dimana kita harus selalu berserah pada Dia apapun kondisi kita. Dan juga, kita harus selalu total dalam melayani Dia meskipun kita sedang dalam kondisi yang susah atau tidak menyenangkan. Kita harus selalu yakin, dengan menyerahkan segala sesuatu pada Nya, pada akhirnya nanti kita akan mendapatkan sesuatu yang luar biasa. Bahkan sesuatu yang menurut kita mustahil dapat terjadi jika kita selalu berserah pada Dia.

Semoga berkat natal menyertai kita Semua. Amin…


-nyo-

Tuesday, December 15, 2009

Ketegaran dalam Kesakitan

Minggu, 12 Desember 2009, aku dan teman-teman persekutuan doa Gembala Yang Baik (PDMPKK Gembala Yang Baik) Surabaya mengadakan pastoral care di rumah sakit RKZ Surabaya. Kegiatan pastoral care ini merupakan pelayanan rutin yang kita lakukan untuk menghibur dan mendoakan saudara-saudari yang sedang terbaring di rumah sakit.

Setelah dibagi kelompok dan paviliun yang akan dikunjungi, aku dan teman-teman mulai berkeliling di sana. Di sana aku menjumpai pasien-pasien dengan berbagai macam penyakit, seperti usus buntu, patah tulang akibat kecelakaan, masalah pencernaan, dll. Dari sekian banyak pasien yang aku temui, ada satu pasien yang benar-benar menguatkan aku. Namanya pak Laurentius. Terbalik memang.. Biasanya kita yang menghibur dan menguatkan pasien, sekarang malah aku yang dikuatkan lagi oleh beliau.

Pak Lauren ini sudah sebulan lebih berbaring di RKZ. Dia mengalami masalah pada tulang punggungnya yang mengharuskan dia menjalani operasi. Saat kita menjenguk nya, beliau masih berbaring di tempat tidur. Beliau bercerita banyak hal pada kami. Dari bagaimana dia sampai mengalami masalah pada tulang punggungnya, biaya di rumah sakit yang luar biasa mahal padahal kondisi keuangan keluarga tidak bisa mencukupi biaya tersebut, mengenai dia dapat bantuan dari gereja untuk membayar biaya rumah sakit, sampai kondisi psikis sang istri yang down karena beliau sampai sekarang masih belum bisa menggerakkan anggota badan bawahnya.

Yang aku salut dari beliau, dengan kondisinya yang seperti itu, beliau tetap tegar menghadapinya tanpa mengeluh sedikitpun. Malahan, beliau malah memberikan nasihat kepada kita mengenai hidup ini. Bagaimana kita harus selalu mohon ampun kepada Tuhan atas kesalahan-kesalahan yang kita perbuat, bagaimana seringkali kita meminta-minta kepada Tuhan tetapi tidak mau melaksanakan apa yang Dia kehendaki, dan bagaimana kita harus bersyukur atas apapun yang kita alami.

Saat kita mau mendoakan beliau, beliau juga meminta kita untuk mendoakan istrinya yang lagi down, karena kondisi beliau yang seperti itu. Kalau biasanya sang pasien yang dikuatkan oleh keluarga dan sesamanya apalagi dengan kondisi beliau yang sampai saat ini bisa dibilang lumpuh sebagian, beliau malah jadi penguat bagi istrinya yang sedang down. Benar-benar ketegaran yang luar biasa…

Sering kali… kita mengeluh saat kita mengalami masalah yang berat. Seringkali kita down saat kita merasa masalah yang kita hadapi terlalu berat. Seringkali kita lupa pada Tuhan dan hanya ingat pada masalah yang kita hadapi saja. Kita harus belajar dari pak Lauren bagaimana beliau dengan begitu tegar menghadapi masalah berat yang dia alami. Bagaimana dia tetap ingat dan berserah kepada Tuhan mengenai kondisinya. Terlebih lagi, bagaimana kita tetap bisa menjadi terang bagi sesama kita meskipun kita dalam kondisi yang berat.


Buat pak Lauren, semoga cepat sembuh. Semoga Tuhan selalu memberkati bapak dan keluarga.



-nyo-

Saturday, October 3, 2009

Batikan dapat hadiah

Masih seputar pengukuhan batik oleh UNESCO tanggal 2 oktober 2009 kemarin. Memang kemarin batik menjadi idola di kalangan masyarakat Indonesia. Berbagai event diadakan untuk menyambut hal ini. Seperti acara wong sewu batikan oleh Universitas Ciputra dan acara karnaval batik oleh Universitas Petra Surabaya.

Tak mau kalah memeriahkan acara ini, pihak alfamart juga mengadakan event yang berhubungan dengan batik. Toko retail ini mengadakan promo hadiah langsung bagi 25 pembeli pertama.. Tapi ada syaratnya... Para pembeli harus memiliki kartu Aku (kartu member alfamart), belanja dengan nominal minimum 10 ribu, dan yang paling penting, pembeli harus menggunakan BATIK. Hadiah nya bisa memilih antara teh celup, softdrink kaleng atau es cream.

Aku merupakan salah seorang pembeli yang beruntung. Memang event ini sudah aku ketahui sebelumnya. Tapi, aku ngga menyangka kalau aku bakalan dapat hadiah langsung karena aku pesimis akan jadi 25 orang pertama yang memenuhi kriteria alfamart itu. Aku baru belanja di sana jam 6 malam (alfamart buka dari jam 7 pagi). eh karena belanjaan ku di atas 10 ribu, aku medapat hadiah langsung. Ternyata aku menjadi orang ke 9 yang memenuhi kriteria itu. Aku bingung kenapa aku yang belanja sudah malam masih bisa dapat hadiah. apakah orang banyak yang ngga jadi member di sana ataukah kebetulah yang belanja tidak pake batik? whatever... yang penting aku dapet hadiah... lumayan.... ^^

Yang pasti pada tanggal 2 oktober kemarin batik membawa berkah bagi aku. sudah dapet hadiah langsung dari alfamart, eh ternyata event wong sewu batikan itu diliput oleh wartawan jawapos dan suara surabaya (itu yang aku tau sih). Lumayan... aku nampang di foto yang mereka tampilkan, meskipun hanya nampang sedikit (cuma beberapa pixel aja mungkin hahahaha) dari lautan manusia yang di foto oleh para wartawan..

Ya itulah event lain mengenai batik yang aku alamai sendiri kemarin.
Semoga saja, kebanggaan kita mengenai budaya kita tidak hanya berhenti sampai kemarin.
Jangan sampai budaya kita yang unik dan beraneka ragam ini diambil oleh bangsa lain.

Bravo batik... Bravo Indonesia.....


-nyo-

Wednesday, May 6, 2009

Mbak = Pak = Empek2???

Selasa, 5 Mei 2009

sekitar jam 6 kurang 1/4 aku baru pulang kerja dan perut gw keroncongan. lapar banget. apalagi abis marathon dari UK petra ke kost dengan jarak sekitar 200 meter... (buat semut jarak 200m jauh kan? :D) Mau beli makan pasti ga sempet karena harus cepet2 mandi karena setengah 7 harus berangkat persekutuan. Akhirnya aku putuskan ganjal perut dengan makan nasi sedikit dengan telur asin yang ada di kulkas. Saat aku cari2, ternyata TELUR ASIN GW HILAAAANNGG... Grrr.... udah lapar, makanan ilang.... pengen tak cokot ae maling e.....

MBAAAAAKKKK...

aku teriak manggil mbak kost ku karena dia ada di lantai 2. Karena ngga ada jawaban, aku teriak lagi memanggil... Ternyata dia juga ga tau. nasib..... hari gini nyolong kok yo telur asin to yo.... cape deee....

Ga lama kemudian, temen kost ku, Jonas, yang saat itu utak-atik motornya di depan, masuk dan bilang ke aku, "Ko, bakul empek2 e nunggu tuh di depan".
Jediengg....
Kok isa ada bakul empek2 nunggu?? ternyata, saat aku teriak memanggil mbak kost ku, penjual empek2 itu ke ge er-an. Dikira ada yang manggil dia..

Sebenere mau tak tunggu dia pergi gara2 ngga ada yang beli, eh ternyata dia dengan setia menunggu di depan kost. Karena kasian akhirnya aku beli deh empek2nya. Dari mau makan telor asin, nyasar jadi makan empek2....

Yah... menambah pengalaman, lain kali kalau teriak jangan keras2 dan harus dengan intonasi, ptich, dan nada yang tepat supaya orang ngga ke ge er-an seperti penjual empek2 itu.

-nyo-

Tuesday, May 5, 2009

Dorooonggg.......

2 Mei 2009

Sabtu sore.... Lagi asik-asiknya kerja (fesbuk n chatting) di kamar kost tercinta, tiba-tiba aku dipanggil oleh temen kost ku, ko Agus. Aku diberitahu kalau mobil temen kost ku yang laen, yaitu Honggo, mogok. Padahal dia harus menjemput teman-temannya untuk ke gereja. Kebetulan kost lagi sepi. Akhirnya, dengan tenaga seadanya (ya aku, ko agus, n honggo doank) kita berjuang mendorong mobil itu.

Ronde 1.
Honggo di belakang kemudi, aku n ko agus yang mendorong. Hngggggghhhhh..... dooorrrooonggg.... dengan kekuatan bulan.... eh... dengan kekuatan semaksimal mungkin, aku n ko agus mendorong mobil itu... dan ternyata gagal. Mobil itu tetap ga mau nyala. Mungkin gara2 yang dorong orangnya sedikit n kecil (ko gusnya maksudku yg kecil... kalo aku kan "kecil".. wkwkwkwk). Akhirnya diputuskan untuk ganti posisi. Ko agus yg di belakang kemudi, aku n honggo yang mendorong.


Ronde 2.
Dengan sekuat tenaga aku n honggo mendorong mobil itu. dan hasilnya.... tetep... mobil masi ga mau nyala... wew... bener2 kurang orang neh... akhirnya... ko agus berlari ke kost lagi untuk mencari orang lain yang bisa membantu mendorong mobil jelek itu.

Ternyata ko agus berhasil mendapatkan bantuan. Dari kejahan terlihat ko agus berlari dengan pahlawan kesiangan yang berhasil "diculik" oleh ko agus untuk membantu... Saat mereka berlari tiba2 sang pahlawan mengerem.... berhenti... lalu balik lagi ke kost....
Loh2... ada apa ya???
ternyata.... gara-gara semangat kepahlawanan yang sangat tinggi sampai2 sang pahlawan lupa pake baju (krn ternyata dia baru mandi). Untung aja cuma lupa ga pake baju, ngga lupa pake celana atau cuma handukan tok. Hayo... Ga boleh dibayangno... wkwkwkwkw

Akhirnya setelah memakai baju, sang pahlawan datang ke TKP.


Ronde 3.
Ko agus tetap di belakang kemudi (karena dia yang paling tipis, ringan ^^. Sori yo ko... ). Sementara kami ber-3 mendorong mobil itu. Nasib jadi tukang dorong terus... badan gede dw si.... kasian kalo aku yg d belakang kemudi.. kwwkkkw
1.... 2.... 3... doroooonggg......
Dengan segenap tenaga kami ber 3 mendorong... dan... brebet... bet.. bet... mobilnya tetap ga mau nyala. Saat kami sudah berpikir gagal maneng gagal maneng... tiba2 mobil itu menyala... brumm..... asap hitam mengepul keluar dari knalpot... kami yang di belakang mobil langsung lari menghindari asap. Emang kami nyamuk DB sampe2 perlu diasapi segala?? wkwkwkw...

yeah.... akhirnya.... mobil itu nyala juga dan honggo dapat berangkat meskipun agak terlambat..


Yah... itulah salah satu kebersamaan antar anggota kost yang aku tempati sekarang...
Harapan ku cuma satu kalau mengingat kejadian ini... "NGGO..... PERBAIKI MOBILMU.... BIAR KITA GA DORONG2 LAGI... CAPEKK..." wkwkwkwk...


-nyo-

Monday, April 13, 2009

PDAM oh PDAM

Sudah lama ga ngeblog... akhirnya bisa ngeblog juga... Ini kejadian sudah seminggu yang lalu sih.

Tanggal 8 April 2009

jam 6:00 aku baru bangun... TERLAMBAAATTT.... Cepat2 aku mandi lalu berangkat naik becak ke ahmad yani tempat antar jemput ku menunggu...

Sesampainya di rel kereta api, jalanan muacet total.... Dikira ada kereta lewat, tapi ternyata bukan gara-gara kereta api, tapi gara-gara rombongan dari bapak/ibu menteri (plat mobilnya RI 9) yang terjebak frontage road tol juanda karena di jalan tersebut ada pasar.

Entah memang masih diijinkan atau orang-orang tetap bandel, yang pasti pasar itu tetap ada tiap pagi. Lucu juga si... mobil polisi pengawal meraung2 d tengah lautan manusia, dan orang2 dengan cuek nya tetap berbelanja...

Pak/bu mentri... sayurnya... murah lo... yang sayur yang sayur.... yang tempe.. yang tempe...... wwwkwkwkwkw


Akhirnya kuputuskan untuk jalan karena teman-teman sudah menunggu di antar jemput.

Ternyata pada jam itu, lalu lintas padat pol. Kendaraan merambat... Waktu lewat depan gedung golkar, aku liat ada air mancur baru di sana... apa mungkin itu ya yang jadi penyebab kemacetan?? orang-orang pada liat air mancur itu.

Nih gambar air mancur yang sempat aku foto dengan HP ku.



Air mancur baru????
ternyata... setelah baca koran... air mancur itu adalah air dari pipa PDAM yang bocor di tabrak truk. Di koran ditulis sekitar jam 2 pagi gara-gara sopir truk mengantuk... Sampai jam 7 pagi masi memancar segitu derasnya.

Aku sebagai orang awam yang ga tau apa-apa tentang PDAM jadi bertanya-tanya.
Apa di PDAM ngga ada unit yang bertanggung jawab mengurusi hal-hal yang sifatnya mendadak seperti ini? apa harus nunggu jam kerja dulu baru mau menangani masalah itu? Atau sebenarnya ada tapi orang-orang nya lagi keenakan tidur karena kejadiannya pagi-pagi buta gitu?
Karena kalau dibiarkan begitu, berapa banyak air yang terbuang percuma?

Bahkan besoknya, hari kamis siang sekitar jam setengah satu, saat aku melintas jalan itu lagi, air masi memancar dari pipa yang bocor itu meskipun pancarannya kecil.

Contrengan ya pak PDAM?? atau jalan2 long weekend? :p

-nyo-

Thursday, February 26, 2009

Cerdik = makan gratis

Minggu, 22 Februari 2009,

Seperti biasanya, pada hari itu aku badminton bareng temen-temen KMK(Keluarga Mahasiswa Katolik) Santo Petrus. Sepulang badminton, kami makan rame-rame di depot larisa milik Imelda, seorang temen dari KMK (mel... wes tak promosino lo... gratis yo buat aku... ^^). Di sana kita makan sambil kongkow-kongkow lumayan lama sambil menunggu hujan yang turun dengan lebatnya.

Setelah hujan reda, kami memutuskan untuk membayar makanan lalu pulang... Satu persatu dari kami menghitung dan membayar makanan yang kami makan. Ada seorang temen ku namanya Thomas. Dia membayar makanan menggunakan uang 50ribuan.

Imelda : "wah tom... uang kecil ae... ga ada kembalian"
Thomas : "uangku adane cuma ini, mel... gmn?"
Guntur : "wes Tom, uange buat bayari kita-kita ae"
Thomas : "enak ae... ya rugi aku... lagian... kalo sampe lebih dari 50 rb gimana?"
Guntur : "Nek sampe lebih dari 50 rb, sisane biar aku yang bayar"
Thomas : "wah moh... rugi aku"


Saat itu... aku, Guntur, dan Riska masih mengantri untuk membayar.

Dengan metode quick count seperti waktu pemilihan gubernur yang berbelit-belit pada waktu lalu itu, aku berusaha menghitung total biaya dari makanan ku, guntur, riska, dan thomas. Maklum... anak pemilik depot juga... Masi lumayan bisa lah untuk mengira-ngira total dari makanan itu. setelah yakin total biayanya ngga sampe 50 rb, dengan PD nya aku berkata:

"Wes Tom, gini ae.... kalo total biaya makanmu, aku, Guntur, n Riska ngga sampe 50rb, kamu yang bayar. Tapi... kalo sampe lebih dari 50 rb, semuane aku yang bayar... Gimana??"

Thomas kaget dengan tawaran ku... Lamaaaaa sekali dia bingung mau menerima tawaranku atau ngga... Guntur juga ikut memanas-manasi Thomas untuk menerima tawaranku. maklum... aku menang ataupun kalah... dia tetap aja untung... dibayari makan... hehehehe

Guntur : "Wes Tom... terima ae..... Kita lo makan e akeh,.. masa seh ga sampe 50rb?"

Thomas semakin bingung... antara iya dan ngga. Dia juga berusaha membuka daftar menu dan menghitung.

Sony : "Udah Tom. Ga usah buka menu lagi... Aku lo ngasih tawaran ini tanpa liat menu. Cepetan... Iya apa ngga???" (sambil mengulurkan tangan) "Kalo deal... ayo salaman sek"
Guntur :"Iya Thomas ini... Kamu laki-laki apa bukan seh?? terima ae wes...."

Akhirnya... setelah dipanasi oleh aku dan Guntur, dengan sedikit berat hati dia menerima tawaranku.. ("Aku kan lelaki.... terima donk..." mungkin itu yang ada di benak Thomas :D)

Sony :"YESS!!!! MAKAN GRATIS....."
Thomas : "lho kok isa?? coba dihitung dulu"

Aku mulai mempresentasikan metode quick count ku.
Sony : "Menu makanan d sini 5rban, nasi putih seribu. Kamu makan 2 porsi kan tom, aku, Riska dan Guntur 1 porsi. tambah nasi putih buat 4 orang ya sekitar 30rb lah. Minuman di sini max 4rb/porsi. Aku 2 gelas yang 2rban, Guntur teh tawar jadi gratis (teh tawar gratis di sana), riska 2 gelas yang 2rb an. Anggap aja kamu minum yang 4rb an semua 2 gelas.Udah jelas ga mungkin lah sampe 50 rb"

Thomas langsung terkejut... mungkin dalam hati dia mikir "Sialan... aku dikerjai". Tapi berhubung sudah deal, akhirnya secara sportif dia tetap menyetujui kesepakatan, dan meminta Imelda menghitung total nya.
Setelah ditotal kira-kira totalnya sekitar 45 ribuan. Mau ngga mau... Thomas membayar makanan kita ber empat meskipun pada akhirnya dia cuma membayar 35 rb karena Riska ternyata sudah membayar makanannya.

Ya... begitulah... Dengan memanfaatkan kemampuan untuk menghitung (kira-kira), melihat peluang (melihat ada yang bisa dikerjai atau ngga ^^), kemampuan untuk memanas-manasi temen, akhirnya aku dan Guntur dapat makan gratis... Sorry ya Tom... Lain kali lagi ya... hehehe...


Gimana?? mau mencoba?? atau ada ide cerdik yang lain???

-nyo-

Saturday, February 21, 2009

My hobby: Badminton

Badminton...
Olah raga paling sadis yang pernah ada di muka bumi ini...

bayangkan saja... berapa ekor bebek(atau ayam ya??) yang bulunya dicabuti hanya untuk dipukuli kesana kemari... Jika suatu saat bebek/ayam berevolusi menjadi tidak berbulu, itu pasti karena jengkel dengan pemain badminton. kekekekekeke.....

ya... Badminton sekarang menjadi olah raga favorit ku selain sepak bola. Sejak setahun setengah yang lalu... aku mulai bergelut dengan raket dan shuttlecock(hadoh susah e nulise. ganti kok ae wes :D). Lumayan lah. Dari yang awalnya bondo kuli alias modal tenaga doank, sekarang aku mulai belajar teknik-teknik yang benar meskipun sekarang masi cupu, seperti: netting(mukul net melulu...), drop shot (mukul sambil jatuh??? gempaaaaa) dan smash.

Awalnya si aku cuma suka nonton badminton, ngga suka maen nya (masa gajah maen badminton??? wkwkwkwkwk). Tp setelah merasakan "Nikmat"nya maen badminton, aku jadi ketagihan maen. Setiap minggu, minimal 1x seminggu, aku main badminton bareng-bareng temen persekutuan.





Ni salah satu pejuang yang sudah gugur. Gugur di tangan ku saat aku melakukan smash dengan sekuat tenaga... Jasamu akan selalu ku kenang sobat....







Yang satu ini sekarat saat dipake (melengkung).. waktu ditaruh, jatuh dan langsung hancur berkeping-keping sperti itu... TT






Yang biru adalah pejuang penerus kedua pejuang yang sudah gugur di atas. Merk Yonex Muscle Power 25 long shaft yang cocok untuk aku yang bondo kuli (kata penjualnya si... ^^)
Yang putih adalah Aztec Magic Power 3 yang merupakan kado ultah ku dari temen kantor (ICT). thanks bro n sis...


Dari badminton aku memperoleh beberapa manfaat lo...
pertama, badan sehat + bobot turun... yeeiii... itu yang dicari... hahahaha... lumayan lah... dengan badminton + mengatur pola makan, bobot ku bisa turun dikit... ^^

kedua, belajar kerjasama. Bayangkan aja tanpa kerjasama... bisa-bisa tabrakan dalam mengejar kok, adu raket waktu mukul, atau malahan pandang-pandangan dengan mesra sambil berpikir "oh partnerku yang akan memukul kok nya".


ketiga, belajar memanfaatkan peluang. dalam bahasa yang lebih kasar... "BANTAI TEMEN YANG LEBIH CUPU...." Dunia ini kejam bung... Yang kuat makan yang lemah.... so... beware.... wkwkwkwkwkwkw......

keempat, mempererat persahabatan, karena saat ngantri main, kita bisa kongkow-kongkow or nggosip dengan temen-temen. lagipula setelah olahraga kan lapar.... nah, kongkow-kongkow dilanjutkan di meja makan. makan bersama kan bikin lebih akrab... haiiiizzz....... tambah ndut d... wkwkwkwkw...


Tuh kan banyak manfaat dari badminton.... Buat temen-temen yang bingung mau olah raga apa... badminton bisa menjadi solusi yang tepat. karena selain asik, seru, dan sehat, badminton juga bisa dibilang murah biayanya. Lapangan tinggal sewa dengan harga sekitar 25rb/jam/lapangan. ajak aja 10 orang, atau 100 orang, pasti ngga terasa biaya sewanya. Raket... ajak temen yang punya raket lebih sehingga bisa pinjam. kok juga sama dengan raket. Sepatu....
Buat yang ga punya sepatu atau males beli sepatu, bisa nyeker(telanjang kaki). awal-awal emang terasa sakit gara-gara lecet. tapi kalau setahun nyeker terus, dijamin akan tumbuh sepatu alami alias kapalan. hahahaha.

Ya itulah sekilas mengenai hobi ku saat ini...
Bagaimana??? Berminat???????

-nyo-

Tuesday, February 17, 2009

Tin... tin....

Surabaya, 16 Oktober 2009 jam 10 malam.

Aku sudah bersiap untuk tidur. Badan terasa capek gara-gara 2 hari (sabtu-minggu) kecapekan badminton ditambah siangnya banyak kerjaan. Mulai dari 15 watt... turun jadi 10 watt... 5 watt....

TIN... TIN.... TIN... TIN....

alarm mobil tetangga depan bunyi dengan nyaringnya... yah.... perjalananku ke dunia mimpi langsung buyar... sambil tetap berbaring, aku menunggu alarm mobil dimatikan. Ngga lama kemudian alarm mati. Saatnya tidur.... belum 1 menit eh alarm mobil bunyi lagi... berhenti lagi... bunyi lagi... dst... capek mungkin ya kalo bunyi terus-terusan...

!@#$%^&*()*&^%$#@!!@#$%^&*

Sambil marah-marah aku keluar dari kamar. Ternyata teman-teman kost ku sudah pada keluar. Satpam pun sudah datang ke lokasi kejadian untuk mencari sang empunya mobil berisik itu. Ternyata.... sang empunya mobil sedang keluar... ga tau ke mana... ga tau kapan balik....

"OMG.... bakalan ngga bisa tidur semalaman nih" pikirku.

Setelah setengah jam berlalu, para tetangga yang lain, yang mungkin sudah tidak sabar dengan tin tin tin tin itu, mulai keluar ke TKP. Kita mulai rapat (baca: nggosip) mencari cara supaya tuh mobil bisa diam sambil bergurau dan berkhayal. :D
Saat kita berunding, tiba-tiba tuh mobil diam sendiri. kita tunggu 5 menit... tetap diam...
lampu tetap berkedip-kedip tapi ngga ada suara...
"apa sudah capek ya??"
"yang penting ga bunyi... tidurr" kataku.
eh... belum kita pergi.. tuh mobil bunyi lagi sekan ga mau ditinggal pergi sama para "fans" nya.


Akhirnya kita rapat lagi untuk mencari solusi mendiamkan tuh mobil, yang pada akhirnya gatot (gagal total) semua, seperti :
1. telp yang punya mobil supaya cepat pulang --> gagal karena yang punya mobil adalah anak baru di kost itu. jadi belum ada yang punya no HP nya, TERMASUK IBU KOST NYA!!!!! (Cape deeeeee)
2. masuk ke kamar sang empunya mobil, mengambil kunci mobil lalu mematikannya. --> gagal juga karena ternyata kamar tersebut TIDAK ADA KUNCI DUPLIKATNYA. (kost apaan neh???? -.-! )
3. Cabut aki mobilnya --> ide gila... mana bisa buka kap mobil kalo ngga ada kuncinya???? so.. gagal juga.... ARGHHHH.....

Gagal maneng gagal maneng...... Kepriben son.....

Setelah beberapa solusi gagal.. akhirnya para tetangga memutuskan untuk melakukan tindakan yang lebih anarkis. Dengan bekal penggaris besi, mereka berusaha membuka mobil itu. Dengan berkhayal layaknya maling profesional, secara bergantian mereka berusaha membuka pintu mobil itu.

Karena kita semua orang baik-baik... ngga ada bakat maling... tuh mobil tetap aja terkunci..
Akhirnya kita menyerah... Kita kembali ke rumah masing-masing... ke kamar masing-masing... Karena ngga bisa tidur... akhirnya aku nyalakan laptop ku... browsing-browsing... buka FS, buka FB, sambil mendengarkan "merdu"nya suara mobil.

Sekitar jam setengah 12, TIN... TIN... TIUUUUNNN... TIUUUNN... Suara sang mobil mulai sumbang... Dia mulai capek teriak-teriak (baca: aki mulai soak). Ngga lama bersumbang-sumbang ria, sang mobil benar-benar kehabisan suara.. AKHIRNYA.... FREEDOM.... TIDUUUUUUURRRRR...................

Sebelum tidur aku sempat berpikir begini. Bisa ngga ya di era teknologi sekarang ini... dimana orang ngga bisa lepas dari HP.
nah.... Untuk kejadian mobil ribut di atas... bisa ngga ya kalau saat alarm mobil berbunyi...
secara otomatis sang mobil akan mengirimkan informasi ke HP sang pemilik sehingga pemilik dapat mengetahui kalau alarm mobilnya berbunyi saat dia berada jauh dari mobilnya.
Tambah lagi dia dapat mematikan alarm mobil tsb via HP entah via sms atau voice recognition dengan cara menelpon.

Bisa ngga ya????

-nyo-

Sunday, February 8, 2009

Gedubrak

Sabtu, 7 Februari 2009 siang hari, suasana mendung n kelihatannya sebentar lagi mau hujan.
Aku lagi asik-asik browsing di kamar sambil diiringi lagu-lagu rohani dari true worshipper. Ngga lama kemudian hujan turun disertai angin. terdengar suara ko Agus temen kost ku "aduh hujan".

Yah.. mereka berdua merupakan korban dari hujan yang datang asal nyelonong tanpa permisi. Dengan penuh simpati aku keluar menemui ko Agus. kemudian kita ngobrol-ngobrol di teras sambil menikmati dinginnya angin dan indahnya hujan yang turun dengan derasnya.

Ga lama kemudian, hujan berhenti. Seorang temen kos yang lain (jo2) keluar naik motor balapnya. mau makan sekalian mengembalikan komik sewaan katanya. Wah kebetulan pikirku. Aku juga mau ngembalikan komik.

"jo nitip komik ku juga ya. sekalian" kataku
"ok. mana? " kata jo2.

Dengan segera aku berdiri. Cepat-cepat berjalan ke arah kamar. Tiba-tiba.....
GEDUBRAK........

Seekor gajah (eh seorang yang keren) jatuh gara-gara kepleset air hujan yang membasahi teras dan menyebabkan terjadinya gempa lokal. Ada yang merasakan getarannya????


Air hujan sialan..... gara-gara dia aku jadi berbaring dengan pose Budha tidur di tangga teras kost ku. Jatuh juga harus tetep gaya donk. hahahaha... Untung saja aku jatuh ngga menimpa ko Agus. Bayangkan saja kalau ko Agus yang notabene posturnya kecil, tipis, kering kayak kue leker (sori ko ^^) jatuh ketimpa diriku. Bisa lenyap jadi abu ntar.


Tuh TKP tempat aku jatuh. Bisa dibilang juga di sana juga titik pusat episentrum gempa lokal yang terjadi. Jadi bayangkan saja aku berbaring dengan pose budha tidur di anak tangga itu.

Setelah bangun dan diperiksa oleh tim medis yang sudah berpengalaman, untung hanya memar di lutut kanan, paha kanan dan sedikit sakit di tangan kanan. Dasar orang jawa.... sudah jatuh masih untung aja... hehehehe.


Tapi aku bener-bener bersyukur aku diberi bumper (baca: lemak TT) yang lumayan tebel sama TUHAN sehingga bisa mengurangi dampak jatuh nya. :D Coba bumper ku tipis, ngga tau apa yang terjadi pada diriku saat ini.

Seperti kata pepatah... Sedia payung sebelum hujan... Sedia bumper yang tebal sebelum jatuh. Setuju???

-nyo-